Sabtu, 14 Mei 2016

Rencana Liburan 2016, Mau ke Bali (Lagi) Tahun Depan, Asyiknya Ngapain?

Bali tetap menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan domestik dan mancanegara. Selain di daerah Selatan, ada banyak destinasi wisata dan kegiatan menarik yang bisa dilakukan di sana tahun depan.
Tempat wisata Bali tidak cuma Kuta atau Sanur di daerah selatan, namun masih ada banyak lainnya. Bagi pecinta alam, bisa ke Bukit Teletubbies atau mencoba wisata adrenalin mendaki tebing di Buleleng.
Sedangkan bagi pecinta olahraga diving, daerah Buleleng juga memiliki Pulau Menjangan hingga Taman Pura bawah air yang berada di Teluk Pemuteran. Lalu untuk traveler pecinta pantai, ada tiga nusa yang bisa dicapai dengan naik perahu dari Sanur.
Itu pun baru sebagian dari keindahan Bali yang bisa dijelajahi. Dihimpun detikTravel, Kamis (3/12/2015) berikut adalah beberapa destinasi Bali yang bisa menjadi rekomendasi untuk tahun mendatang:
 1. Nusa Penida
foto : nusapenida.com
foto : nusapenida.com
Di kalangan traveler yang suka tempat anti-mainstream, Nusa Penida yang merupakan satu dari tiga nusa di Bali ini memang cukup populer. Secara ukuran, Nusa Penida memang menjadi yang paling besar dari ketiga nusa. Destinasi wisatanya juga banyak yang belum terekspose.
Misalnya saja Pantai Atuh yang memiliki latar seperti Raja Ampat di Papua. Lalu ada juga jembatan karang yang terletak di Pasih Uug atau yang dikenal juga dengan Broken Beach. Tidak jauh dari Pasih Uug juga terdapat jacuzzi alam yang dikenal dengan nama Angel’s Billabong.
Sedangkan untuk menikmati alam bawah laut di pulau ini, bisa coba diving. Para pecinta diving bisa berlama-lama di dalam air karena bisa bertemu dengan aneka biota laut seperti pari manta. Setidaknya ada 20 dive site yang bisa diselami. Kalau bosan, Anda juga bisa mampir ke Nusa Lembongan dan Nusa Penida.
Nusa Penida bisa didatangi dari beberapa titik. Traveler bisa naik perahu dari Padang Bai, Pelabuhan Beno, Sanur, atau dari Nusa Lembongan.
2. Diving melihat bangkai kapal Amerika USS di Tulamben
MatahariDive-Doris Steingass
MatahariDive-Doris Steingass
Kawasan Tulamben berada di wilayah Kabupaten Karangasem, Bali. Namanya mungkin kalah tenar dengan Kuta, Seminyak maupun kawasan lainnya. Namun jika berbicara tentang alam bawah lautnya, Tulamben disebut-sebut sebagai yang terindah di Bali.
Setidaknya ada 4 spot diving yang bisa dilihat oleh traveler yang akan diving di Tulamben. USS Liberty Shipwreck, Suci’s Place, Tulamben Wall (Drop Off), serta Coral Garden. Semuanya istimewa, tapi tetap yang paling menarik adalah bangkai kapal perang asal Amerika bernama USS Liberty.
Di reruntuhan kapal perang Amerika tersebut, traveler bisa menikmati pemandangan menakjubkan dari terumbu karang beserta para biota penghuninya. Mulai dari sekelompok ikan kakaktua, gerombolan ikan Barakuda, nudibranch, hingga kuda laut pygmy yang sangat lucu.
Waktu diving terbaik di Tulamben tergantung musim. Ada kalanya jika cuaca sedang baik, pemandangan bawah laut Tulamben akan terlihat sangat indah. Namun jika sedang hujan, jarak pandang bisa menurun karena air akan keruh. Tetapi sepanjang tahun rata-rata visibility alias jarak pandang di Tulamben cukup bagus.
 3. Taman Pura Bawah Laut Bali
pura bawah lautLayaknya kota kuno Atlantis yang tenggelam ke bawah laut, Bali juga punya taman pura bawah laut yang berada di Teluk Pemuteran, Buleleng. Sejarahnya, Pura tersebut memang sengaja ditenggelamkan oleh para penggiat lingkungan sebagai upaya konsevasi tahun 2000 silam.
Di sini Anda akan menemukan bangunan candi lengkap dengan patung-patung seperti Buddha dan Ganesha. Semua benda seni ini dibeli langsung dari pengrajin setempat. Selain untuk tujuan konservasi, pura tersebut juga punya nilai ekonomi dan pariwisata.
Anda bisa menyambangi pura bawah laut ini lewat jasa agen penyelaman yang tersebar di Kabupaten Buleleng. Sekarang, benda-benda seni itu berhasil tertutup oleh koral warna-warni. Terlebih lagi, masyarakat setempat mengusung konsep Bio Rock yang bisa menciptakan koral baru dengan cara yang sama sekali berbeda.
Walaupun Taman Pura bukan sesuatu yang terhitung baru, namun namanya masih awam di kalangan wisatawan. Padahal, Taman Pura masuk dalam Top 10 Underwater Sights dalam buku ‘Lonely Planet: 1000 Ultimate Sights’.
 4. Berendam di Pemandian Air Panas Banjar
Kidi BanfatindTraveler
Kidi BanfatindTraveler
Masih di daerah Buleleng, terdapat Pemandian Air Pans Banjar yang bisa dipakai wisatawan untuk berendam. Berada di Desa Banjar yang dekat dari Pantai Lovina, kabarnya sumber mata air panas ini sudah ada sejak ratusan tahun lalu dan airnya bisa menyembuhkan berbagai penyakit kulit.
Dalam pemandian air panas tersebut, ada 3 kolam air panas dengan posisi bertingkat yang bisa wisatawan pakai untuk berendam. Kolam pertama dengan lokasi paling atas, memiliki 8 air mancur yang keluar dari patung naga. Kolam berukuran 1,5×12 meter dengan kedalaman 1 meter.
Untuk kolam kedua, ukurannya 10×12 meter dengan kedalaman sekitar 1 sampai 2 meter. Inilah kolam paling luas di Pemandian Air Panas Banjar. Sedangkan kolam ketiga ukurannya lebih kecil dan mempunyai 3 pancuran patung naga dengan setinggi 3,5 meter.
Traveler yang ingin mencoba rileks sejenak sambil berendam di air hangat, bisa datang langsung ke Pemandian Air Panas Banjar yang buka setiap hari pukul 08.00-18.00 Wita. Biayanya sekitar Rp 5.000 untuk dewasa dan Rp 3.000 untuk anak-anak.
 5. Bukit Teletubbies Bali
I Putu Hendra Wirawan-dTraveler
I Putu Hendra Wirawan-dTraveler
Bukit yang menjadi tempat tinggal 4 karakter Teletubbies tak hanya ada di TV saja. Wujud nyata yang menyerupai bukit para Teletubbies itu bisa dilihat di bagian utara Bali, tepatnya di Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng. Tak jauh beda dengan Bulit Teletubbies di Bromo atau Gunung Prau!
Bukit Teletubbies tersebut belum lama ini semakin eksis di media sosial. Banyak orang yang sudah pergi ke sana kemudian mengunggah foto-foto ke akun medsos. Sehingga wisatawan yang belum pernah ke sana pun jadi penasaran dan menyempatkan mampir ke bukit itu.
Saat musim penghujan tiba, keindahannya pun akan lebih maksimal. Sejauh mata memandang, akan terlihat pepohonan dan rerumputan hijau yang tumbuh subur di Bukit Teletubbies. Karena lokasinya di dataran yang cukup tinggi, pemandangan laut juga terlihat di dari kejauhan.
Untuk bisa masuk ke area Bukit Teletubbies, biayanya sekitar Rp 2.000 per orang. Nah, setelah puas bertamasya di bukit itu, traveler bisa mampir ke kolam alami Air Sanih dan Pura Maduwe karang yang lokasinya tidak terlalu jauh dari Bukit Teletubbies.
6. Canyoning di Air Terjun Gitgit
canoying - dtraveler
canoying – dtraveler
Bagi traveler pecinta kegiatan ekstrem, bisa mencoba aktivitas Canyoning di Desa Gitgir, Buleleng. Canyoning sangat berbeda dengan climbing. Medan yang dihadapi tak sekadar tebing, melainkan air terjun dengan debit cukup deras.
Canyoning memiliki level lebih tinggi dari climbing. Oleh karena itu, keamanan dan keselamatan tentu menjadi perhatian utama. Traveler yang ingin mencoba canyoning harus mengenakan perlengkapan seperti helm, carabiner, juga sepatu dan tali khusus canyoning.
Salah satu operator tur yang menyediakan aktivitas ini adalah Adventure Spirit. Sebelum menuruni air terjun, traveler akan mendapat pengarahan teknik canyoning. Tak hanya teknik untuk turunan, tapi juga melompat alias jumping. Didampingi oleh instruktur berpengalaman, canyoning di Air Terjun Gitgit pastinya seru!
7. Yoga & Bersepeda di Ubud
Lenny Permata Kusuma-dTraveler
Lenny Permata Kusuma-dTraveler
Selain deretan pantai, Bali juga terkenal oleh area perbukitan penuh hamparan sawah. Ubud misalnya, menyuguhkan banyak aktivitas seru untuk wisatawan dari yoga sampai bersepeda.
Yoga adalah olahraga yang menyegarkan, sekaligus mengembalikan keselarasan antara tubuh dan pikiran. Ubud menjadi lokasi tepat untuk yoga. Bangunlah sebelum matahari terbit, dan lakukan yoga sambil menghadap hamparan sawah dan lanskap cantik khas Ubud.
Setelah melakukan Yoga di pagi hari, lanjutkan keseruan di Ubud dengan bersepeda. Salah satu operator yang menyediakan tur ini adalah Bali Sobek. Tur dimulai dari Desa Padpadan, dengan jarak sekitar 25 Km. Perjalanan naik sepeda ditempuh selama sekitar 3 jam.
Jika masih punya semangat lebih, trekking di Bukit Campuhan yang masih berada di Ubud juga menarik untuk dilakukan. Bukit ini punya pemandangan luar biasa indah. Terlebih lagi, terdapat jalur trekking sekitar 1-2 kilometer melewati lanskap yang indah. Itupun baru sebagian dari sekian aktivitas menarik yang ada di Ubud lho.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar